Artikel Terbaru :

Sabtu, 16 Oktober 2010

Tekhal dan Makhellang

Pada perjalanan keliling Eropa selama 17 hari ke 13 negara, Gus Dur bertemu dengan Ratu Beatrix di negerinya, Belanda. Saat jamuan makan, Ratu bertanya, apakah di Indonesia sisa-sisa  kebudayaan Belanda masih terasa.
"O, ya, banyak sekali," jawab Gus Dur.
"Misalnya. apa..?"
"Misalnya dalam soal bahasa. Generasi tua masih banyak yang berbahasa Belanda atau setidak-tidaknya beraksen belanda.Maka pernah ada percakapan antara seorang tua dengan seorang anak muda.
"'Asal Bapak dari mana?',tanya anak muda. Jawab si orang tua: Tekhal (tegal).
"Lalu si orang tua balik bertanya,"Kalau kamu..? dari mana..?"
Anak muda itu menjawab:"Makhellang, khekk!"
Ratu Beatrix Ketawa, mendengar khekk yang seperti orang tercekik itu.


Sumber buku "SAYA NGGAK MAU JADI PRESIDEN< KOK..!                                                             Ger-geran lagi Bersama Gus Dur
Repoters' Hamid Basyaib & Fajar W. Hermawan
penerbit JAKARTA ALVABET 2001

0 komentar:

Posting Komentar

Terima kasih Atas Komentarnya.

Pasang Iklan Anda Di Sini

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | coupon codes